BAB
I
PENDAHULUAN
Bulu
tangkis atau badminton adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua
pasangan (untukganda) yang saling berlawanan.
Mirip
dengan tenis, bulu tangkis
bertujuan memukul bola permainan ("kok" atau "shuttlecock")
melewati jaring agar jatuh di bidang permainan lawan yang sudah ditentukan dan
berusaha mencegah lawan melakukan hal yang sama.
Lapangan bulu tangkis berbentuk persegi panjang dan mempunyai ukuran seperti terlihat pada gambar. Garis-garis
yang ada mempunyai ketebalan 40 mm dan harus berwarna kontras terhadap
warna lapangan. Warna yang disarankan untuk garis adalah putih atau kuning.
Permukaan lapangan disarankan terbuat dari kayu atau
bahan sintetis yg
lunak. Permukaan lapangan yang terbuat dari beton atau bahan sintetik yang
keras sangat tidak dianjurkan karena dapat mengakibatkan cedera pada pemain. Jaringsetinggi
1,55 m berada tepat di tengah lapangan. Jaring harus berwarna gelap kecuali
bibir jaring yang mempunyai ketebalan 75 mm harus berwarna putih
v Perlengkapan
·
Raket
Secara tradisional raket dibuat dari kayu. Kemudian aluminium atau logam ringan lainnya
menjadi bahan yang dipilih. Kini, hampir semua raket bulu tangkis profesional
berkomposisikan komposit serat karbon (plastik bertulang grafit).
Serat karbon memiliki kekuatan hebat terhadap perbandingan berat, kaku, dan
memberi perpindahan energi kinetik yang hebat. Namun, sejumlah model rendahan
masih menggunakan baja atau aluminium untuk sebagian
atau keseluruhan raket.
·
Senar
Mungkin salah satu dari bagian yang
paling diperhatikan dalam bulu tangkis adalah senar nya. Jenis senar berbeda
memiliki ciri-ciri tanggap berlainan. Keawetan secara umum bervariasi dengan
kinerja. Kebanyakan senar berketebalan 21 ukuran dan diuntai dengan ketegangan
18 sampai 30+ lb. Kesukaan pribadi sang pemain
memainkan peran yang kuat dalam seleksi senar.
·
Kok
Kok adalah bola yang digunakan
dalam olahraga bulu tangkis, terbuat dari rangkaian bulu angsa yang disusun
membentuk kerucut terbuka, dengan pangkal
berbentuk setengah bola yang terbuat dari gabus. Dalam latihan atau pertandingan
tidak resmi digunakan juga kok dari plastik.
·
Sepatu
Karena percepatan sepanjang lapangan
sangatlah penting, para pemain membutuhkan pegangan dengan lantai yang maksimal
pada setiap saat. Sepatu bulu tangkis membutuhkan sol karet untuk cengkraman yang baik,
dinding sisi yang bertulang agar tahan lama selama tarik-menarik, dan teknologi
penyebaran goncangan untuk melompat; bulu tangkis mengakibatkan agak banyak
stres (ketegangan) pada lutut dan pergelangan kaki.
BAB II
PEMBAHASAN
Teknik Dasar Permainan Bulu Tangkis
Jika
ingin menjadi pemain bulu tangkis yang berprestasi maka harus menguasai
teknik dasar permainan bulu tangkis. Berikut teknik-teknik dasar dalam
bulu tangkis.
1. Teknik Memegang Raket (Grips)
Teknik
memegang raket dalam bulu tangkis dapat dibedakan menjadi empat macam.
a. American Grip
Cara melakukan sebagai berikut.
1.
Tangan memegang raket
di bagian ujung tangkai (handle) seperti memegang pukul kasur.
2.
Ibu jari dan jari
telunjuk menempel pada tangkai.
Keuntungannya
sebagai berikut.
1.
Jenis pegangan American
grip sangat efektif untuk melakukan pukulan smes bola di depan net.
2.
Mudah untuk memukul
bola-bola atas.
3.
Pegangan American grip
bagi pemukulan mudah mengarahkan bola, baik ke kanan maupun ke
kiri. Kelemahannya adalah pegangan American grip kurang efektif untuk
melakukan pukulan backhand dan untuk bermain net yang bolanya berada di
samping kanan dan kiri.
b. Forehand Grip
Cara
melakukan sebagai berikut.
1.
Raket dipegang dalam
posisi miring.
2.
Ibu jari dan jari
telunjuk menempel pada tangkai raket yang sempit.
3.
Pada waktu memegang
raket tidak boleh diubah-ubah.
Keuntungannya
sebagai berikut.
1.
Pegangan ini lebih
mudah untuk melakukan pukulan bola di sebelah kanan dari tubuh sehingga
bola akan mudah dipukul dengan pukulan forehand.
2.
Untuk melakukan pukulan
forehand tidak perlu memutar pegangan raket.
Kelemahannya
sebagai berikut.
1.
Untuk melakukan pukulan
backhand memerlukan kekuatan pergelangan tangan dan kekuatan sendi bahu.
2.
Mengalami kesulitan
dalam mengembalikan bola yang ada di depan net.
c. Backhand Grip
Cara
melakukan sebagai berikut.
1.
Raket dipegang dalam
posisi miring.
2.
Pada waktu memegang
raket ibu jari berada di bagian belakang tangkai raket, sedangkan
jari-jari tangan diletakkan di bagian depan.
Keuntungannya
sebagai berikut.
1.
Memukul shuttlecock
dengan pegangan ini dapat menghasilkan arah bola yang sulit diduga.
2.
Bola yang dipukul dapat
berjalan cepat dan keras.
Kelemahannya
sebagai berikut.
1.
Dengan pegangan ini
pemain akan mengalami kesulitan jika mengembali bola keras yang arahnya ke
samping kanan badan.
2.
Pukulan bola keras dari
lawan yang arahnya ke tubuh juga sulit untuk dikembalikan.
d. Combination Grip
Cara
melakukan sebagai berikut.
1.
Raket yang dipegang
dalam posisi miring.
2.
Jari telunjuk
diletakkan di bagian depan menghadap ke ujung raket, ibu jari memangkul di
tangkai raket di sisi belakang dan jari-jari yang lain ditekuk di bawah
tangkai raket.
Keuntungan
sebagai berikut.
1.
Pegangan combination
grip mudah mengubah tangkai raket menyesuaikan arah datangnya bola.
2.
Pegangan ini campuran
antara jenis pegangan forehand grip dan backhand grip.
Kelemahannya
adalah pegangan combination grip sulit dicermati. Sebab pegangan raket
combination grip mudah untuk melakukan pukulan bola yang datangnya
ke arah tubuhnya karena pegangan ini ibu jari mudah digeser.
2. Jenis-Jenis Pukulan
Pukulan
dalam permainan bulu tangkis, antara lain sebagai berikut.
a. Servis
Pukulan
servis, yaitu pukulan sajian bola pertama yang dilakukan pada awal
permainan. Servis merupakan pukulan untuk memperoleh nilai. Jika akan
melakukan servis maka harus memahami tipe permainan lawan. Kalau
lawan mempunyai tipe permainan keras, sebaiknya tidak melakukan servis
tinggi. Seorang pemain bulu tangkis harus menguasai berbagai jenis pukulan
servis. Adapun jenis-jenis pukulan servis itu adalah sebagai berikut.
1) Servis Pendek (Short Service)
Servis
pendek (short service) dapat dilakukan secara forehand ataupun backhand.
Pukulan servis pendek diusahakan bola serendah mungkin dengan
ketinggian net sehingga lawan akan mengalami kesulitan
dalam mengembalikan bola.
Cara
melakukan servis pendek forehand sebagai berikut.
1.
Sikap awal berdiri
dengan sikap kaki kuda-kuda.
2.
Salah satu tangan
memegang raket yang diletakkan di samping badan dan tangan yang lain
melambungkan bola.
3.
Setelah bola
dilambungkan, bola dipukul secara pelan-pelan dengan menggunakan
pergelangan tangan diikuti berat badan digeser ke depan.
Cara
melakukan servis pendek secara backhand sebagai berikut.
1.
Sikap awal berdiri
badan condong ke depan dengan sikap kaki kuda-kuda.
2.
Salah satu tangan
memegang raket yang diletakkan di depan badan di bawah pusat dan tangan
yang lain memegang bola.
3.
Bola dilambungkan
kemudian bola didorong dengan raket secara pelan-pelan diusahakan
bola dekat dengan ketinggian net.
2) Servis Tinggi (Lob Service)
Servis
ini dilakukan dengan pukulan yang keras dan bola diusahakan berjalan
melambung tinggi kemudian bola sampai di garis bagian
belakang. Servis tinggi juga dapat dilakukan secara forehand
dan backhand. Cara melakukan servis tinggi dengan pukulan
forehand adalah sebagai berikut.
1.
Sikap awal berdiri kaki
kuda-kuda, salah satu tangan diletakkan di samping badan bagian
belakang bawah dan tangan yang lain memegang bola.
2.
Bola dipukul melambung
sekuat tenaga dengan ayunan raket dari belakang ke arah depan atas
dan diusahakan melambung tinggi ke arah garis belakang.
Cara
melakukan servis tinggi dengan pukulan backhand adalah sebagai
berikut.
1.
Sikap awal berdiri
dengan posisi kaki kuda-kuda dan badan condong ke depan.
2.
Salah satu tangan
memegang raket yang diletakkan di depan tubuh di bawah pusat dan tangan
yang lain memegang bola.
3.
Bola dilambungkan
kemudian dipukul dengan raket ke arah depan secara keras. Usahakan bola
berjalan melambung ke arah lapangan bagian belakang.
b. Pukulan Lob
Pukulan
lob dapat dilakukan dari atas kepala ataupun dari bawah. Menurut caranya,
pukulan lob dapat dilakukan dengan forehand dan backhand.
1).
Pukulan lob forehand overhead cara melakukan sebagai berikut.
1.
Sikap awal berdiri
tangan yang memegang raket diletakkan di atas kepala bagian belakang.
2.
Arah datangnya bola
dari atas dipukul dengan ayunan tangan dari belakang atas dipukulkan ke
arah bola.
2)
Pukulan lob backhand overhead cara melakukan sebagai berikut.
1.
Sikap awal berdiri kaki
selebar bahu dengan tubuh sedikit miring.
2.
Raket dipegang
diletakkan di sebelah kiri dari tubuh di bagian atas kepala.
3.
Bola dipukul dengan
cara raket diayun ke depan atas sehingga bola melambung ke arah
lapangan bagian belakang lawan.
3)
Pukulan lob forehand underhand cara melakukan sebagai berikut.
1.
Sikap awal berdiri
kangkang selebar bahu dengan tangan kanan memegang raket.
2.
Bola yang datang dari
arah lawan setelah turun dipukul dengan ayunan raket dari bawah ke
depan atas. Usahakan bola melambung ke arah garis belakang daerah lapangan
lawan.
4)
Pukulan lob backhand underhand cara melakukan sebagai berikut.
1.
Sikap awal berdiri
kangkang tangan kanan memegang raket.
2.
Bola yang datang ke
arah bagian kiri tubuh dipukul dengan ayunan raket dari bawah ke depan
atas, bola diusahakan melambung ke arah lapangan lawan bagian
belakang.
c. Pukulan Drive
Pukulan
drive, yaitu jalannya bola mendatar cepat sehingga lawan akan kesulitan
mengembalikan bola. Pukulan drive biasanya diarahkan ke arah samping kanan
atau samping kiri lawan dan pukulan ini lebih banyak digunakan
pada permainan ganda. Pukulan drive juga dapat dilakukan dengan
forehand ataupun backhand.
Pukulan
drive forehand cara melakukan sebagai berikut.
1.
Sikap awal berdiri
kangkang menghadap ke arah samping kanan.
2.
Pukulan bola datar dengan
ayunan tangan dari belakang ke arah depan.
Pukulan
drive backhand cara melakukan sebagai berikut.
1.
Sikap awal berdiri
kangkang selebar bahu pandangan mata ke arah samping kanan dengan tubuh
sedikit miring ke kanan.
2.
Bola yang datang ke
arah kanan dari tubuh dipukul dengan ayunan raket dari belakang ke arah
depan, diusahakan bola jalannya datar.
d. Pukulan Smes
Pukulan
smes, yaitu pukulan yang keras dan bola jatuh di daerah lapangan
lawan. Cara melakukan sebagai berikut.
1.
Sikap awal berdiri
kangkang selebar bahu tangan kanan memegang raket yang diletakkan di atas
kepala bagian belakang.
2.
Bola yang melambung
dari lawan dipukul secepatnya dengan mengayunkan raket dari atas ke
depan bagian bawah.
e. Pukulan Dropshot
Pukulan
dropshot, yaitu usaha memukul bola yang diarahkan ke area lapangan lawan
dekat dengan net. Pukulan dropshot dapat dilakukan dari atas kepala
ataupun dari bawah.
Cara
melakukan sebagai berikut.
1.
Sikap awal berdiri
kangkang selebar bahu, tangan kanan memegang raket yang diletakkan di atas
kepala.
2.
Bola dari lawan dalam
ketinggian puncak dipukul dengan raket. Usahakan bola masuk ke lapangan
lawan dekat dengan net.
B. Sarana dan Peralatan
Sarana
dan peralatan yang dibutuhkan dalam permainan bulu tangkis, antara lain
sebagai berikut.
1. Lapangan Bulu Tangkis
Lapangan
bulu tangkis yang sesuai dengan peraturan International Badminton
Federation (IBF) sebagai berikut.
|
Lapangan
Bulutangkis
|
·
Panjang lapangan: 13,40
meter digunakan untuk partai tunggal (single) dan ganda (double).
·
Lebar lapangan: 6,10
meter digunakan untuk partai ganda dan ukuran 5,18 meter digunakan untuk
partai tunggal. Ketentuan lain bahwa garis lapangan bulu tangkis
diusahakan yang berwarna jelas dan mudah dilihat, misalnya warna putih,
kuning, dan sebagainya.
2. Net atau Jaring
Net
atau jaring dibuat dari tali yang halus berwarna hijau tua.
Ukuran
net sebagai berikut.
a.
Panjang net : 610 cm.
b.
Lebar net: 76 cm.
c.
Pita putih di sisi atas net berukuran 3,8 cm.
3. Tiang net
Tiang
net dibuat dari bahan yang cukup kuat, misalnya besi. Tiang net bentuknya
bulat dengan jari tengah berukuran 3,8 cm. Tiang net dipasang di luar
garis samping.
4. Tinggi Net
Net
dipasang di bagian tengah lapangan dengan ketinggian 1,524 meter.
5. Kok (Shuttlecock)
Kok
atau disebut shuttlecock terdiri atas kepala dan bulu kepala. Bahan untuk
membuat kok (shuttlecock), yaitu gabus yang berbentuk setengah bulatan
yang dilapisi dengan kulit. Pada gabus ditancapkan bulu unggas yang
jumlahnya 14 sampai 16 helai. Garis tengah gabus, yaitu 25–28 mm garis
tengah diujung atas adalah 54–56 mm. Bulu-bulu itu diikat
dengan benang. Ketinggian bulu dari permukaan gabus hingga
permukaan atas, yaitu 64–74 mm. Kok yang standart beratnya
antara 4,73–5,50 gram.
6. Raket (Pemukul)
Alat
untuk memukul kok (suttlecock) dalam permainan bulu tangkis disebut raket.
Raket beratnya kurang dari 150 gram. Bahan yang digunakan untuk membuat
raket yaitu:
a.
kayu,
b.
aluminium,
c.
kayu dan aluminium,
d.
fiberglas, dan
e.
arang (carbonex).
C. Peraturan Permainan Bulu Tangkis
1. Servis
Peraturan
melakukan servis, dalam permainan bulu tangkis sebagai berikut.
1)
Pada waktu akan servis shuttlecock diletakkan di depan badan di bawah
garis pinggang.
2)
Raket yang dipegang untuk servis harus dalam keadaan miring.
3)
Waktu melakukan servis harus hanya ada satu gerakan raket.
4)
Penerima atau receiver tidak boleh memindahkan kaki dari lapangan (court)
sebelum shuttlecock dipukul dengan raket. Servis yang tidak memenuhi
peraturan yang berlaku dinyatakan suatu kesalahan (fault) oleh wasit. Jika
ada server melakukan pukulan servis salah (fault) maka nilai diberikan
kepada pihak lawan dan pindah servis.
2. Menghitung Angka atau Nilai
Dalam
permainan bulu tangkis baik putra maupun putri sistem penilaiannya
menggunakan rally point, yaitu dengan jumlah nilai setiap game 21 dan
apabila terjadi kedudukan nilai 20–20 maka disebut deuce atau yus sehingga
mencari kemenangan setelah kedudukan nilai 20–20 harus mencari nilai
selisih nilai 2 lebih dulu harus diraih. Bulu tangkis adalah suatu
permainan yang setiap pemainnya memerlukan bantuan sebuah raket.
Sebagai pengganti bola dipergunakan sebuah kok (shuttlecock) yang dipukul
secara bergantian oleh setiap regu yang sedang bertanding. Teknik
dasar memukul bola dalam permainan bulu tangkis adalah pukulan
servis, pukulan lob, drive, dropshort, smes, dan netting.
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Bulu
tangkis atau badminton adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua
pasangan (untukganda) yang saling berlawanan.
B. Saran
Saran dari penulis adalah harus
lebih melestarikan lagi permainan ini sampai generasi berikutnya.









Tidak ada komentar:
Posting Komentar